Roti
dan Cake sangatlah familiar di
telinga kita dan hampir tiap hari kita di hadapakan pada jenis makanan tersebut. Banyak menyajikan kedua jenis makanan
tersebut, tapi tahukah kita apa bedanya antara Roti dan Cake?
Selama
ini kita menikmatinya tapi kita jarang sekali mencari dan mengerti apa sih
bedanya anatara keduanya.
Cake kalau di bahasa Indonesiakan
adalah Bolu, tetapi seiring perkembangan bolu di artikan cake dalam
bentuk yang kasar dan padat yang kuning telur dari pada
putih telur serta dengan pemakaian
tepung yang relative sedikit. Sedangkan Cake yang di hias biasanya kita sebut
dengan Tart atau yang umum kita ketahui adalah Tart Ulang tahun.
Cake yang banyak beredar dan banyak di sukai di antaranya adalah
Rainbow Cake, Brownies, Bolu gulung, Tar, dll. Beberapa cake di atas
sangat di minati orang karena rasanya dan fungsinya yang sangat berbeda antara
satu dan yang lainnya.
Sedangkan
Roti biasanya rasanya tawar dan padat. Roti di bahasa jerman brot
yang artinya roti, dan bahannya banyak di dominasi oleh terigu ataupun gandum
sehingga teksturnya lebih keras dan padat dan biasanya roti ini di buat melalui proses fermentasi sehingga dan
biasanya roti yang banyak kita nikmati adalah roti tawar, roti isi, roti
gandum dll.
Dari Berbagai Sumber.
Semoga Bermanfaat....
Dari Berbagai Sumber.
Semoga Bermanfaat....
Label: umum
Assalamualaikum wr. wb.
Beberapa tahun belakangan ini kok penyambutan Ramadhan semakin sepi ya? Maksud saya, kok seperti menghadapi bulan-bulan lain saja, tdk ada kesan mendalamnya.
Tidak seperti waktu saya kecil, setiap mau puasa, keluarga & lingkungan sekitar pasti heboh kalau mau menyambut puasa. Tidak hanya secara fisik tapi secara batin juga.
Atau ini perasaan saya saja, karena semakin bertambah umur saya semakin byk kegiatan & masalah yg mesti saya hadapi sehari-hari?! Sebenarnya yg harus atau yg sebaiknya kita lakukan dalam menyambut bulam Ramadhan itu apa saja ya pak Ustadz?
Satu pertanyaan lagi, benarkah kalau ingin membayar hutang puasa harus dilakukan sebelum nisfu sa’ban? Setelah itu membayar hutang puasa sudah tdk boleh kecuali mengerjakan puasa sunah?
Wassalam
Jawaban
Assalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Menyambut bulan suci Ramadhan memang tdk harus ramai-ramai bikin acara ini & itu. Karena esensi Ramadhan memang bukan keramaian, melainkan kebahagiaan karena ada bulan dimana kita bisa byk melakukan amal kebaikan yg lebih.
Jadi esensi menyambut bulan Ramadhan adl bersiap-siap utk bertempur mendapatkan kesempatan mencari pahala sebesar-besarnya. Dan waktu yg lbh tepat utk beramal sebaik-baiknya memang Ramadhan, lantaran beberapa alasan, antara lain:
Amal-amal digandakan di bulan Ramadhan
Sehingga amal yg sama kita kerjakan di bulan lain akan diganjar dgn lbh besar bila dilakukan di bulan Ramadhan. Dalam salah satu hadits disebutkan:عَنْ سَلْمَان الفَارِسِيdمَرْفُوعاً : مَنْ تَطَوَّعَ فيِ شَهْرِ رَمَضَان بِخَصْلَةٍ مِنْ خِصَالِ الخَيْرِكَانَ كَمَنْ أَدَّى فَرِيْضَةً فِيْمَا سِوَاُه، وَمَنْ أَدَّى فِيْهِ فَرِيْضَةً كَانَ كَمَنْ أَدَّى سَبْعِيْنَ فَرِيْضَةً فِيْمَا سِوَاهُ
Dari Salman Al-Farisy radhiyallahu ‘anhu yg diriwayatkan secara marfu’, “Siapa yg mengerjakan amal sunnah meski kecil, sama seperti orang yg mengerjakan amal fardhu. Siapa yg mengerjakan amal fardhu, seperti mengerjakan 70 amal fardhu.”(Hadis Riwayat: Al-Baihaqi)
عَنْ أَنَسٍ مَرْفُوعاً: أَفْضَلُ الصَّدَقَةِ صَدَقَةٌ فيِ رَمَضَان
Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu yg diriwayatkan secara marfu’, “Sedekah yg paling afdhal adl yg diberikan di bulan Ramadhan.” (HR Tirmizy)
Kesempatan beramal kecil tapi diganjar dgn pahala yg besar jarang-jarang terjadi. Bulan Ramadhan ini ibarat bulan diskon gede-gedean atau cuci gudang. Bagaimana kita tdk bergembira?
Setan dibelenggu di bulan Ramadhan
Sehingga kita punya lahan yg lbh luas utk mengisinya dgn berbagai amal kebajikan. Untuk selama sebulan, syetan akan tdk kebagian lapak.Tentu kita gembira dgn datangnya Ramadhan, karena musuh kita berkurang jumlahnya & kita bisa puas-puaskan utk beramal shalih, berdakwah, mencari ilmu & mengajarkannya. Kesempatan syetan ‘cuti’ sebulan penuh ini hanya terjadi di bulan Ramadhan, bagaimana kita tdk bergembira?
Ramadhan bulan yg menjauhkan dari neraka
Mungkin ada sebagian orang yg berkomentar bahwa sbg muslim, kita memang pasti masuk surga. Tetapi tetap saja kalau lbh byk dosa harus mampir dulu ke neraka.Nah, di dalam bulan Ramadhan ini, Allah Subhanahu wa ta’ala menjanjikan amal-amal yg bisa membuat orang akan terhindar dari api neraka. Amal itu adala memberi ifthar kpd orang yg puasa. Mereka yg melakukannya dijanjikan akan selamat dari api neraka.
Ramadhan adl bulan yg punya nilai historis tinggi
Di antaranya bulan Ramadhan adl bulan diturunkannya Al-Quran pertama kali ke muka bumi. Dimana ibadah di malam qadar dinilai lbh baik dari seribu bulan.Selain itu di bulan Ramadhan juga terjadi byk peristiwa historis yg tdk kalah pentingnya. Buat umat Islam di Indonesia, sejarah kemerdekaan tahun 1945 bertepatan dgn bulan Ramadhan.
Sedangkan di dunia Islam secara keseluruhan, di bulan Ramadhan terjadi byk peristiwa besar, antara lain
- Perang Badar Al-Kubra (17 Ramadhan 2 H - 13 Maret 623 M)
- Pembebasan kota Makkah/Fathu Makkah (21 Ramadhan 8 H - 11 Januari 630 M)
- Bebasnya Mesir & masuknya dakwah Islam di bawah pimpinan Amru bin Al-Ash (1 Ramadhan tahun 2 H - 26 Pebruari 624 M)
- Perang Tabuk (8 Ramadhan 9 H - 18 Desember 630 M)
- Bebasnya Baitul Maqdis & diserahkan kuncinya kpd Khalifah Umar bin Al-Khattab radhiyallahu ‘anhu (13 Ramadhan 15 H - 18 Oktober 636M)
- Kemenangan umat Islam atas dinasti Sasanid, penguasa Persia setelah berhasil membunuh Kaisar Yazdajar III & berakhirnya kemaharajan Persia (23 Ramadhan 31 H - 625 M)
- Peristiwa tahkim dimana Ali & Mu’awiyah radhiyallahu ‘anhuma berdamai (3 Ramadhan 37 H - 11 Pebruari 658 M)
- Bebasnya negeri Sind dari pasukan India di bawah pimpinan Muhammad bin Al-Qashim (6 Ramadhan 63 H - 14 Mei 682 M)
- Awal bebasnya negeri Andalusia di bawah pimpinan Tarif bin Malik Al-Barbari (1 Ramadhan 91 H - 710 M)
- Berdirinya Daulah Abbasiyah, khilafah kedua setelah Daulah Umayah (2 Ramadhan 132 H - 13 April 750 M)
- Bebasnya Byzantium dalam perang Amoria di bawah pimpinan langsung khalifah Al-Mu’tashim billah, setelah mendengar wanita yg ber-istighatsah karena mengalami pelecehan seksual (6 Ramadhan 223 H - 31 Juli 838 M)
- Berdirinya Daulah Abbasiyah II di Spanyol (12 Ramadhan 331 H - 9 Mei 943 M)
- Peletakan Batu Pertama Universitas Al-Azhar Mesir sbg masjid & universitas (14 Ramadhan 359 H - 20 Juli 970 M) 19 Ramadhan 1375 M
Ramadhan bulan surga
Umat Islam benar-benar digiring utk masuk surga di bulan Ramadhan. Sebab mereka diwajibkan berpuasa & utk orang yg puasa sudah disediakan pintu khusus di surga yaitu bab Ar-Rayyan.Demikian juga puasa itu menganjurkan kita utk bersabar, & ganjaran utk orang yg sabar adl surga.
Semangat Kebersamaan Dalam Taat
Ada semangat kebersamaan & ephoria utk beribadah ritual yg lbh besar dibandingkan di luar Ramadhan.Wallahu a’lam bishshawab, wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Penulis: Ahmad Sarwat, Lc
Label: Islamie
Pengertian Jaringan Komputer Peer to Peer dan Client Server
0 komentar Diposting oleh Unknown di 20.27
Pengertian Jaringan Peer To Peer
Biasanya jika kita sedang ingin mendownload file, pasti menemukan file
P2P dan Jika ingin mendownload file tersebut kita harus menggunakan
salah satu software client P2P seperti bit torrent, utorrent dan
lain-lain. Tapi apa sih sebenarnya yang dimaksud dengan jaringan Peer
to Peer ? berikut penjelasannya yang saya kutip dari wikipedia.
P2P merupakan singkatan dari Peer-to-Peer
(bahasa Inggris) atau teknologi dari “ujung” ke “ujung” pertama kali
di luncurkan dan dipopulerkan oleh aplikasi-aplikasi “berbagi-berkas” (file sharing)
seperti Napster dan KaZaA. Pada konteks ini teknologi P2P
memungkinkan para pengguna untuk berbagi, mencari dan mengunduh
berkas. .
Sistem P2P yang sebenarnya adalah suatu sistem yang tidak hanya menghubungkan “ujung” satu dengan lainnya, namun ujung-ujung ini saling berhubungan secara dinamis dan berpartisipasi dalam mengarahkan lalu lintas komunikasi informasi-, pemrosesan-, dan penugasan pembagian bandwidth yang intensif, dimana bila sistem ini tidak ada, tugas-tugas ini biasanya diemban oleh server pusat.
Aplikasi P2P yang sebenarnya memerlukan satuan tim-tim kecil dengan
ide cemerlang untuk mengembangkan perangkat lunak dan bisnis-bisnis
yang mungkin dilakukan oleh perangkat tersebut – dan mungkin saja bisa
membuat perusahaan besar yang sudah ada gulung tikar. P2P yang
sebenarnya, bila diaplikasikan pada pasar yang sudah matang dan stabil
adalah teknologi yang "mengganggu".
Ide mengenai konsep ini
muncul kira-kira pada akhir dekade 1980-an, ketika jaringan komputer
dan tentunya juga komputer telah mulai masuk ke dalam salah satu
barang wajib dalam perusahaan, baik itu perusahaan kecil maupun besar.
Tetapi, arsitektur ini berkembang dalam jaringan yang terlalu kecil
untuk memiliki sebuah server yang terdedikasi, sehingga setiap
komputer klien pun menyediakan layanan untuk berbagi data untuk
melakukan kolaborasi antara pengguna.
Jaringan peer-to-peer pun mulai banyak digemari ketika Microsoft merilis sistem operasi Windows for Workgroups, meski sebelumnya sistem operasi MS-DOS (atau IBM PC-DOS) dengan perangkat MS-NET
(atau PC-NET) juga dapat digunakan untuk tujuan ini. Karakteristik
kunci jaringan tersebut adalah dalam jaringan ini tidak terdapat sebuah
server pusat yang mengatur klien-klien, karena memang setiap komputer
bertindak sebagai server untuk komputer klien lainnya. Sistem keamanan
yang ditawarkan oleh metode ini terbilang lebih rendah dibandingkan
dengan metode klien/server dan manajemen terhadapnya pun menjadi
relatif lebih rumit.
Peer-to-Peer atau lebih
dikenal dengan P2P atau teknologi dari “ujung” ke “ujung” pertama kali
di luncurkan dan dipopulerkan oleh aplikasi-aplikasi file sharing. Pada
konteks ini teknologi P2P memungkinkan para pengguna untuk berbagi,
mencari dan mengunduh berkas. Sistem P2P yang sebenarnya adalah suatu
sistem yang tidak hanya menghubungkan “ujung” satu dengan lainnya,
namun ujung-ujung ini saling berhubungan secara dinamis dan
berpartisipasi dalam mengarahkan lalulintas komunikasi informasi-,
pemrosesan-, dan penugasan pembagian bandwidht yang intensif, dimana
bila sistem ini tidak ada, tugas-tugas ini biasanya diemban oleh server
pusat.

Peer-to-peer menjadi sebuah alternatif aplikasi untuk mencari resource tertentu yang tidak ada diwebsite ataupun alternatif untuk berbagi resource tanpa sebuah web server yang harganya masih tergolong mahal. Selain itu pada jaringan Peer to Peer host dapat dijadikan server dan juga menjadi client secara bersamaan, Contohnya dalam file sharing antar komputer di jaringan Windows Network Neighbourhood ada 5 komputer (kita beri nama A, B, C, D, dan E) yang memberi hak akses terhadap file share dari B bernama data.xls dan juga memberi akses file soal.doc kepada C. saat A mengakses file dari B maka A berfungsi sebagai server. Kedua fungsi itu dilakukan oleh A secara bersamaan maka jaringan seperti ini dinamakan peer-to-peer.
Ide mengenai konsep ini muncul kira-kira pada akhir dekade 1980-an, ketika jaringan komputer dan tentunya juga komputer telah mulai masuk ke dalam salah satu barang wajib dalam perusahaan, baik itu perusahaan kecil maupun besar. Tetapi, arsitektur ini berkembang dalam jaringan yang terlalu kecil untuk memiliki sebuah server yang terdedikasi, sehingga setiap komputer klien pun menyediakan layanan untuk berbagi data untuk melakukan kolaborasi antara pengguna. Jaringan peer-to-peer pun mulai banyak digemari ketika Microsoft merilis sistem operasi Windows for Workgroups, meski sebelumnya sistem operasi MS-DOS (atau IBM PC-DOS) dengan perangkat MS-NET (atau PC-NET) juga dapat digunakan untuk tujuan ini. Karakteristik kunci jaringan tersebut adalah dalam jaringan ini tidak terdapat sebuah server pusat yang mengatur klien-klien, karena memang setiap komputer bertindak sebagai server untuk komputer klien lainnya. Sistem keamanan yang ditawarkan oleh metode ini terbilang lebih rendah dibandingkan dengan metode klien/server dan manajemen terhadapnya pun menjadi relatif lebih rumit.
Konsep ini pun kemudian berevolusi pada beberapa tahun terakhir, khususnya ketika jaringan Internet menjadi jaringan yang sangat besar. Hal ini mulai muncul kira-kira pada akhir dekade 1990-an, di saat banyak pengguna Internet mengunduh banyak berkas musik mp3 dengan menggunakan metode peer-to-peer dengan menggunakan program Napster yang menuai kritik pedas dari industri musik, seperti halnya Metallica dan banyak lainnya. Napster, pada saat dituntut oleh para pekerja industri musik, dikatakan memiliki anggota lebih dari 20 juta pengguna di seluruh dunia. Selanjutnya beberapa aplikasi juga dibuat dengan menggunakan konsep ini: eDonkey, Kazaa, BitTorrent, dan masih banyak lainnya. Meski banyak aplikasi peer-to-peer ini digunakan oleh pengguna rumahan, ternyata sistem ini juga diminati oleh banyak perusahaan juga.
Keunggulan dan Kelemahan Jaringan Peer to Peer
Keunggulan Jaringan Peer To Peer
Peer-to-peer menjadi sebuah alternatif aplikasi untuk mencari resource tertentu yang tidak ada diwebsite ataupun alternatif untuk berbagi resource tanpa sebuah web server yang harganya masih tergolong mahal. Selain itu pada jaringan Peer to Peer host dapat dijadikan server dan juga menjadi client secara bersamaan, Contohnya dalam file sharing antar komputer di jaringan Windows Network Neighbourhood ada 5 komputer (kita beri nama A, B, C, D, dan E) yang memberi hak akses terhadap file share dari B bernama data.xls dan juga memberi akses file soal.doc kepada C. saat A mengakses file dari B maka A berfungsi sebagai server. Kedua fungsi itu dilakukan oleh A secara bersamaan maka jaringan seperti ini dinamakan peer-to-peer.
Ide mengenai konsep ini muncul kira-kira pada akhir dekade 1980-an, ketika jaringan komputer dan tentunya juga komputer telah mulai masuk ke dalam salah satu barang wajib dalam perusahaan, baik itu perusahaan kecil maupun besar. Tetapi, arsitektur ini berkembang dalam jaringan yang terlalu kecil untuk memiliki sebuah server yang terdedikasi, sehingga setiap komputer klien pun menyediakan layanan untuk berbagi data untuk melakukan kolaborasi antara pengguna. Jaringan peer-to-peer pun mulai banyak digemari ketika Microsoft merilis sistem operasi Windows for Workgroups, meski sebelumnya sistem operasi MS-DOS (atau IBM PC-DOS) dengan perangkat MS-NET (atau PC-NET) juga dapat digunakan untuk tujuan ini. Karakteristik kunci jaringan tersebut adalah dalam jaringan ini tidak terdapat sebuah server pusat yang mengatur klien-klien, karena memang setiap komputer bertindak sebagai server untuk komputer klien lainnya. Sistem keamanan yang ditawarkan oleh metode ini terbilang lebih rendah dibandingkan dengan metode klien/server dan manajemen terhadapnya pun menjadi relatif lebih rumit.
Konsep ini pun kemudian berevolusi pada beberapa tahun terakhir, khususnya ketika jaringan Internet menjadi jaringan yang sangat besar. Hal ini mulai muncul kira-kira pada akhir dekade 1990-an, di saat banyak pengguna Internet mengunduh banyak berkas musik mp3 dengan menggunakan metode peer-to-peer dengan menggunakan program Napster yang menuai kritik pedas dari industri musik, seperti halnya Metallica dan banyak lainnya. Napster, pada saat dituntut oleh para pekerja industri musik, dikatakan memiliki anggota lebih dari 20 juta pengguna di seluruh dunia. Selanjutnya beberapa aplikasi juga dibuat dengan menggunakan konsep ini: eDonkey, Kazaa, BitTorrent, dan masih banyak lainnya. Meski banyak aplikasi peer-to-peer ini digunakan oleh pengguna rumahan, ternyata sistem ini juga diminati oleh banyak perusahaan juga.
Keunggulan dan Kelemahan Jaringan Peer to Peer
Keunggulan Jaringan Peer To Peer
- Antar komputer dalam jaringan dapat saling berbagi-pakai fasilitas yang dimilikinya seperti: harddisk, drive, fax/modem, printer.
- Biaya operasional relatif lebih murah dibandingkan dengan tipe jaringan client-server, salah satunya karena tidak memerlukan adanya server yang memiliki kemampuan khusus untuk mengorganisasikan dan menyediakan fasilitas jaringan.
- Kelangsungan kerja jaringan tidak tergantung pada satu server. Sehingga bila salah satu komputer/peer mati atau rusak, jaringan secara keseluruhan tidak akan mengalami gangguan.
- Troubleshooting jaringan relatif lebih sulit, karena pada jaringan tipe peer to peer setiap komputer dimungkinkan untuk terlibat dalam komunikasi yang ada. Di jaringan client-server, komunikasi adalah antara server dengan workstation.
- Unjuk kerja lebih rendah dibandingkan dengan jaringan client- server, karena setiap komputer/peer isamping harus mengelola emakaian fasilitas jaringan juga harus mengelola pekerjaan atau aplikasi sendiri.
- Sistem keamanan jaringan ditentukan oleh masing-masing user dengan mengatur masing- masing fasilitas yang dimiliki.
- Karena data jaringan tersebar di masing-masing komputer dalam jaringan, maka backup harus dilakukan oleh masing- masing komputer tersebut.
Membangun Jaringan Peer to Peer
Jaringan komputer Peer to Peer (PC to PC) adalah jaringan komputer
yang hanya menghubungkan dua komputer dimana kedua komputer bisa
menjadi server maupun client, jadi tidak ada perbedaan antara client
dan server. Dalam pemasangan Jaringan Peer to Peer anda tidak perlu
memakai hub karena dalam tipe jaringan dua komputer (PC to PC) ini
dapat langsung dihubungkan dengan 1 kabel UTP.
Pada jaringan tipe ini, setiap komputer yang terhubung dalam jaringan dapat saling berkomunikasi dengan komputer lainnya secara langsung tanpa perantara. Bukan hanya komunikasi langsung tetapi juga sumber daya komputer dapat digunakan oleh komputer lainnya tanpa ada pengendali dan pembagian hak akses.
Setiap komputer dalam jaringan Peer to Peer mampu berdiri sendiri sekalipun komputer yang tidak bekerja atau beroperasi. Masing-masing Komputer tidak terikat dan tidak tergantung pada komputer lainnya. Komputer yang digunakan pun bisa beragam dan tidak harus setara, karena fungsi komputer dan keamanannya diatur dan dikelola sendiri oleh masing-masing komputer.
Tipe jaringan ini cocok digunakan untuk membangun jaringan komputer skala kecil seperti di rumah, di dalam sebuah ruangan kerja, lab komputer sekolah dan lain-lain. Peer to Peer ini umumnya dipakai dalam membangun jaringan berbasis workgroup yang menerapkan fungsi sharing atau bagi pakai penggunaan hardware dan software, karena pada tipe ini biasanya tidak memerlukan pengaturan keamanan dan kendali antara masing-masing komputer.
Gambar di bawah menunjukkan skema jaringan Peer to Peer.
Beberapa hal dari jaringan Peer to Peer ini adalah :
• tidak perlu spesifikasi yang setara untuk setiap komputer (bisa beragam)
• biasanya tidak ada komputer pusat yang dijadikan sentral jaringan
• biasanya juga tidak ada kontrol atau kendali terhadap pengaturan keamanan jaringan
• tidak memerlukan Operating System khusus seperti untuk server
• jika ada 1 atau lebih komputer yang rusak atau tidak bekerja, komputer lain tetap dapat berfungsi normal
Sebagai catatan untuk membuat jaringan komputer peer to peer kabel UTP yang dibuat harus dengan Crossover / Crossline karena jika menggunakan Straight Through kabel LAN dianggap tidak terkoneksi (a network cable is unplugged) kecuali jika Ethernet atau LAN Card yang anda gunakan sudah support dengan straight through.
Untuk membuat kabel jaringan Crossover / Crossline sebagai berikut :
Siapkan alat-alat yang dibutuhkan :
a. Kabel UTP
b. Konektor RJ-45
c. Crimping Tool
d. LAN Tester
Perlu anda ketahui bahwa kabel UTP memiliki 4 pasang kabel kecil di dalamnya yang memiliki warna berbeda. 4 pasang kabel itu adalah :
Pasangan 1 : Putih/Biru dan Biru,
Pasangan 2 : Putih/Oranye dan Orange,
Pasangan 3 : Putih/Hijau dan Hijau,
Pasangan 4 : Putih/Coklat dan Coklat
Proses pembuatan :
Urutan pemasangan : Salah satu sisi kabel dibuat sesuai dengan standar “Straight Through”, sedangkan sisi kabel lainnya, dilakukan “Cross-Over”, yaitu :
Pin 1 : Putih/Hijau
Pin 2 : Hijau
Pin 3 : Putih/Oranye
Pin 4 : Biru
Pin 5 : Putih/Biru
Pin 6 : Oranye
Pin 7 : Putih/Coklat
Pin 8 : Coklat
Harap diingat bahwa yang dibuat crossover hanya salah satu sisi kabel saja.
Langkah-langkah pemasangan kabel UTP pada konektor RJ45 :
1. Kupas jaket dari kabel UTP dengan menggunakan crimping tool atau alat pengupas kabel khusus.
2. Pisahkan empat lilitan kabel UTP menjadi delapan bagian, setelah itu luruskan tiap-tiap kabel agar dapat mudah dipotong.
3. Susunlah urutan warna sesuai dengan konfigurasi crossover dan sesuaikan ujung kabel yang akan dipotong dengan konektor yang akan dipasang.
4. Gunakan tang pemotong atau crimping tools, potonglah ujung kabel secara rata agar kabel mudah dimasukan ke lubang konektor.
5. Masukkan ujung kabel yang telah dipotong ke lubang konektor RJ-45 secara bersamaan, kemudian jepit konektor dengan menggunakan crimping tool agar konektor terkunci.
6. Lakukan tes dengan LAN Tester, jika semua lampu indikator menyala berarti semua bagian kabel sudah terpasang dengan benar.
Setelah pembuatan kabel crossover selesai silahkan hubungkan ke kedua komputer, lalu setting masing-masing IP komputer dengan cara :
Buka network connection (dari windows explorer klik kanan My Network Places -> Properties).
Klik kanan Local Area Connection, lalu pilih Properties -> Double klik Internet Protocol (TCP/IP).
IP Address komputer 1 : 192.168.0.11 – Subnet Mask 255.255.255.0
IP Address komputer 2 : 192.168.0.22 – Subnet Mask 255.255.255.0
Anda dapat melakukan ping terhadap komputer 2 melalui komputer 1 di DOS lewat Start -> Run -> ketik cmd -> lalu ketik ping 192.168.0.22
Jika komputer 2 ingin melakukan ping komputer 1 caranya sama tinggal ganti dengan IP address komputer 1.
Ping ini fungsinya untuk mengetahui berhasil tidaknya transfer data dari jaringan peer to peer yang telah kita buat tadi.
Selain ping komputer 1 bisa membuka komputer 2 secara langsung di address bar windows explorer dengan mengetikan \\192.168.0.22 begitupun sebaliknya.
Nah proses Membuat Jaringan Peer to Peer (PC to PC) selesai sampai di sini.
Keuntungan dan Kelemahan Jaringan Peer to Peer:
Bila ditinjau dari peran server di kedua tipe jaringan tersebut,maka server di jaringan tipe peer to peer diistilahkan nondedicated server,karena server tidak berperan sebagai server murni melainkan sekaligus dapat berperan sebagai workstation.
KEUNGGULAN:
* Antar komputer dalam jaringan dapat saling berbagi-pakai fasilitas yang dimilikinya seperti : harddisk,drive,fax/modem,printer.
* Biaya operasional relatif lebih murah dibanding dengan tipe jaringan client-server,salah satunya karena tidak memerlukan adanya server yang memiliki kemampuan khusus untuk mengorganisasikan dan menyediakan fasilitas jaringan.
* Kelangsungan kerja jaringan tidak tergantung pada satu server, Sehingga bila salah satu komputer mati atau rusak,jaringan secara keseluruhan tidak akan mengalami gangguan.
KELEMAHAN:
* Troubleshooting jaringan relatif lebih sulit,karena pada jaringan tipe ini setiap komputer dimungkinkan untuk terlibat dalam komunikasi yang ada.Di jaringan client-server komunikasi adalah antara server dengan workstation.
* Unjuk kerja lebih rendah dibandingkan dengan jaringan client-server,karena setiap komputer /peer disamping harus mengelola pemakaian fasilitas jaringan juga harus mengelola pekerjaan atau aplikasi sendiri.
* Sistem keamanan jaringan ditentukan oleh masing-masing user dengan mengatur keamanan masing-masing fasilitas yang dimiliki.
* Karena data jaringan tersebar dimasing-masing komputer dalam jaringan,maka backup harus dilakukan oleh masing-masing komputer tersebut
Pada jaringan tipe ini, setiap komputer yang terhubung dalam jaringan dapat saling berkomunikasi dengan komputer lainnya secara langsung tanpa perantara. Bukan hanya komunikasi langsung tetapi juga sumber daya komputer dapat digunakan oleh komputer lainnya tanpa ada pengendali dan pembagian hak akses.
Setiap komputer dalam jaringan Peer to Peer mampu berdiri sendiri sekalipun komputer yang tidak bekerja atau beroperasi. Masing-masing Komputer tidak terikat dan tidak tergantung pada komputer lainnya. Komputer yang digunakan pun bisa beragam dan tidak harus setara, karena fungsi komputer dan keamanannya diatur dan dikelola sendiri oleh masing-masing komputer.
Tipe jaringan ini cocok digunakan untuk membangun jaringan komputer skala kecil seperti di rumah, di dalam sebuah ruangan kerja, lab komputer sekolah dan lain-lain. Peer to Peer ini umumnya dipakai dalam membangun jaringan berbasis workgroup yang menerapkan fungsi sharing atau bagi pakai penggunaan hardware dan software, karena pada tipe ini biasanya tidak memerlukan pengaturan keamanan dan kendali antara masing-masing komputer.
Gambar di bawah menunjukkan skema jaringan Peer to Peer.
Beberapa hal dari jaringan Peer to Peer ini adalah :
• tidak perlu spesifikasi yang setara untuk setiap komputer (bisa beragam)
• biasanya tidak ada komputer pusat yang dijadikan sentral jaringan
• biasanya juga tidak ada kontrol atau kendali terhadap pengaturan keamanan jaringan
• tidak memerlukan Operating System khusus seperti untuk server
• jika ada 1 atau lebih komputer yang rusak atau tidak bekerja, komputer lain tetap dapat berfungsi normal
Sebagai catatan untuk membuat jaringan komputer peer to peer kabel UTP yang dibuat harus dengan Crossover / Crossline karena jika menggunakan Straight Through kabel LAN dianggap tidak terkoneksi (a network cable is unplugged) kecuali jika Ethernet atau LAN Card yang anda gunakan sudah support dengan straight through.
Untuk membuat kabel jaringan Crossover / Crossline sebagai berikut :
Siapkan alat-alat yang dibutuhkan :
a. Kabel UTP
b. Konektor RJ-45
c. Crimping Tool
d. LAN Tester
Perlu anda ketahui bahwa kabel UTP memiliki 4 pasang kabel kecil di dalamnya yang memiliki warna berbeda. 4 pasang kabel itu adalah :
Pasangan 1 : Putih/Biru dan Biru,
Pasangan 2 : Putih/Oranye dan Orange,
Pasangan 3 : Putih/Hijau dan Hijau,
Pasangan 4 : Putih/Coklat dan Coklat
Proses pembuatan :
Urutan pemasangan : Salah satu sisi kabel dibuat sesuai dengan standar “Straight Through”, sedangkan sisi kabel lainnya, dilakukan “Cross-Over”, yaitu :
Pin 1 : Putih/Hijau
Pin 2 : Hijau
Pin 3 : Putih/Oranye
Pin 4 : Biru
Pin 5 : Putih/Biru
Pin 6 : Oranye
Pin 7 : Putih/Coklat
Pin 8 : Coklat
Harap diingat bahwa yang dibuat crossover hanya salah satu sisi kabel saja.
Langkah-langkah pemasangan kabel UTP pada konektor RJ45 :
1. Kupas jaket dari kabel UTP dengan menggunakan crimping tool atau alat pengupas kabel khusus.
2. Pisahkan empat lilitan kabel UTP menjadi delapan bagian, setelah itu luruskan tiap-tiap kabel agar dapat mudah dipotong.
3. Susunlah urutan warna sesuai dengan konfigurasi crossover dan sesuaikan ujung kabel yang akan dipotong dengan konektor yang akan dipasang.
4. Gunakan tang pemotong atau crimping tools, potonglah ujung kabel secara rata agar kabel mudah dimasukan ke lubang konektor.
5. Masukkan ujung kabel yang telah dipotong ke lubang konektor RJ-45 secara bersamaan, kemudian jepit konektor dengan menggunakan crimping tool agar konektor terkunci.
6. Lakukan tes dengan LAN Tester, jika semua lampu indikator menyala berarti semua bagian kabel sudah terpasang dengan benar.
Setelah pembuatan kabel crossover selesai silahkan hubungkan ke kedua komputer, lalu setting masing-masing IP komputer dengan cara :
Buka network connection (dari windows explorer klik kanan My Network Places -> Properties).
Klik kanan Local Area Connection, lalu pilih Properties -> Double klik Internet Protocol (TCP/IP).
IP Address komputer 1 : 192.168.0.11 – Subnet Mask 255.255.255.0
IP Address komputer 2 : 192.168.0.22 – Subnet Mask 255.255.255.0
Anda dapat melakukan ping terhadap komputer 2 melalui komputer 1 di DOS lewat Start -> Run -> ketik cmd -> lalu ketik ping 192.168.0.22
Jika komputer 2 ingin melakukan ping komputer 1 caranya sama tinggal ganti dengan IP address komputer 1.
Ping ini fungsinya untuk mengetahui berhasil tidaknya transfer data dari jaringan peer to peer yang telah kita buat tadi.
Selain ping komputer 1 bisa membuka komputer 2 secara langsung di address bar windows explorer dengan mengetikan \\192.168.0.22 begitupun sebaliknya.
Nah proses Membuat Jaringan Peer to Peer (PC to PC) selesai sampai di sini.
Keuntungan dan Kelemahan Jaringan Peer to Peer:
Bila ditinjau dari peran server di kedua tipe jaringan tersebut,maka server di jaringan tipe peer to peer diistilahkan nondedicated server,karena server tidak berperan sebagai server murni melainkan sekaligus dapat berperan sebagai workstation.
KEUNGGULAN:
* Antar komputer dalam jaringan dapat saling berbagi-pakai fasilitas yang dimilikinya seperti : harddisk,drive,fax/modem,printer.
* Biaya operasional relatif lebih murah dibanding dengan tipe jaringan client-server,salah satunya karena tidak memerlukan adanya server yang memiliki kemampuan khusus untuk mengorganisasikan dan menyediakan fasilitas jaringan.
* Kelangsungan kerja jaringan tidak tergantung pada satu server, Sehingga bila salah satu komputer mati atau rusak,jaringan secara keseluruhan tidak akan mengalami gangguan.
KELEMAHAN:
* Troubleshooting jaringan relatif lebih sulit,karena pada jaringan tipe ini setiap komputer dimungkinkan untuk terlibat dalam komunikasi yang ada.Di jaringan client-server komunikasi adalah antara server dengan workstation.
* Unjuk kerja lebih rendah dibandingkan dengan jaringan client-server,karena setiap komputer /peer disamping harus mengelola pemakaian fasilitas jaringan juga harus mengelola pekerjaan atau aplikasi sendiri.
* Sistem keamanan jaringan ditentukan oleh masing-masing user dengan mengatur keamanan masing-masing fasilitas yang dimiliki.
* Karena data jaringan tersebar dimasing-masing komputer dalam jaringan,maka backup harus dilakukan oleh masing-masing komputer tersebut
Pengenalan jaringan dan perangkat lunak P2P
Jaringan Peer to Peer tradisional
secara teknis P2P kepanjangan dari peer to peer. Kamus global mendeskripsikan P2P sebagai "suatu jaringan di dalam setiap jaringan kerja memiliki kapasitas dan tanggungjawab yang sama"
Wi Fi
berdasar pada bagan utama server, dapat diartikan dalam beberapa komputer didedikasikan untuk melayani yang lain.
Definisi ini merupakan arti lama jaringan peer to peer, di dalam jaringan P2P, komputer secara nonfisik berdekatan satu sama lain dan menjalankan protokol dan perangkat lunak yang sama.
sebagai contoh komputer pribadi/rumah di dalam jaringan kerja P2P diijinkan untuk berbagi data, printer, dan piranti yang lainnya. Meskipun satu komputer berfungsi sebagai pusat data atau server fax dalam waktu yang sama, setiap komputer pribadi/rumah dapat menjalankan fungsi ini dengan baik, dan hal ini yang mendasari dikembangkannya jaringan P2P.
perangkat lunak P2P
DEfinisi spesifik perangkat lunak P2P yang dikemukakan oleh Dave Winer dari perusahaan perangkat lunak Userland menggambarkan 7 kunci karakteristik sistem perangkat lunak P2P yakni :
- perangkat antar-muka yang digunakan pengguna beroperasi diluar web browser.
- sebagai sistem komputer dapat beroperasi baik sebagai klien maupun server.
- perangkat lunak mudah digunakan dan berintegrasi dengan baik.
- di dalam sistem termasuk perangkat bantuan untuk membuat isi dan menambah fungsi.
- sistem menghubungkan dengan pengguna yang lain.
- perangkat lunak tambahan 'cross-network" seperti SOAP atau XML-RPC di dalam tampilan komputer peer to peer, pengguna dapat bergabung dalam jaringan P2P internet tidak hanya dalam jaringan lokal.
Aplikasi perangkat lunak Kazaa, Napster and P2P lainnya.
- sistem data bersama Mp3
- Napster
- Kazza dan Kazza lite
- eDonkey
- Shareaza
- WinMX
- eMule
- BitTorrent
begitu banyak perusahaan yang terinspirasi oleh kesuksesan Napster dan Kazza serta berbagai pengembangan dari sistem p[erangkat lunak P2P. Namun beberapa pengguna di komunitas jaringan percaya bahwa kesuksesan Napster dan Kazza merupakan pengembangan dari teknologi P2P dan membutuhkan sedikit privasi, meskipun pangsa pasar pengguna sistem P2P masih tebuka lebar untuk diraih dan menarik keuntungan yang sangat banyak.
Pengertian Client Server
Clientmerupakan
sembarang sistem atau proses yang melakukan suatu permintaan dataatau
layanan ke server sedangkan server ialah, sistem atau proses
yangmenyediakan data atau layanan yang diminta olehclient.
Client-Server adalah pembagian kerja antara server dan client yg mengaksesserver dalam suatu jaringan. Jadi arsitektur client-server adalah desain sebuahaplikasi terdiri dari client dan server yang saling berkomunikasi ketikamengakses server dalam suatu jaringan.
Sistem clientserver didefinisikan sebagai sistem terdistribusi, tetapi ada beberapaperbedaan karakteristik yaitu :
1. Servis(layanan)
· Hubungan antara proses yang berjalan pada mesin yang berbeda
· Pemisahan fungsi berdasarkan ide layanannya
· Server sebagai provider, client sebagai konsumen
2. Sharing resources (sumber daya):
Server bisa melayani beberapa client pada waktu yangsama, dan
meregulasi akses bersama untuk share sumber daya dalam
menjaminkonsistensinya.
3. Asymmetrical protocol (protokol yang tidak simetris ):
Many-to-one relationship antaraclient dan server.Client selalu
menginisiasikan dialog melalui layananpermintaan, dan server menunggu
secara pasif request dari client.
4. Transparansi lokasi:
Proses yang dilakukan server boleh terletak pada mesin yang sama
ataupada mesin yang berbeda melalui jaringan.Lokasi server harus mudah
diakses dariclient.
5.Mix-and-Match : Perbedaanserver client platforms
6. Pesan berbasiskan komunikasi; Interaksi server dan client melalui pengiriman pesan yang menyertakanpermintaan dan jawaban.
7. Pemisahan interface dan implementasi: Server bisa diupgrade tanpa mempengaruhi clientselama interface pesan yang diterbitkan tidak berubah.
- Client Server System
- Client / Server Application
Perbedaan Tipe Client-Server
1. File Servers
- File server vendors mengklaim bahwa mereka pertama menemukan istilah client-server.
- Untuk sharing file melalui jaringan
2. DatabaseServers
- Client mengirimkan SQL requests sebagai pesan pada database server,selanjutnya hasil perintah SQL dikembalikan.
- Server menggunakan kekuatan proses yang diinginkan untuk menemukan data yang diminta dan kemudian semua record dikembalikan pada client.
3. TransactionServers (Transaksi Server)
- Client meminta remote procedures yang terletak pada server dengan sebuah SQL database engine.
- Remote procedures ini mengeksekusi sebuah grup dari SQL statement
- Hanya satu permintaan / jawaban yang dibutuhkan untuk melakukan transaksi
4. GroupswareServers
- Dikenal sebagai Computer-supported cooperative working
- Manajemen semi-struktur informasi seperti teks, image, , bulletin boards dan aliaran kerja
- Data diatur sebagai dokumen
5. ObjectApplication Servers
- Aplikasi client/server ditulis sebagai satu set objek komunikasi
- Client objects berkomunikasi dengan server objects melalui Object Request Broker (ORB)
- Client meminta sebuah method pada remote object
6. Web ApplicationServers (Aplikasi Web Servers)
- World Wide Web adalah aplikasi client server yang pertama yang digunakan untuk web.
- Client dan servers berkomunikasi menggunakan RPC seperti protokol yang disebut HTTP.
Fungsi client server
Dalam konteks basis data, client mengatur interface berfungsi sebagaiworkstation tempat menjalankan aplikasi basis data. Client menerima permintaanpemakai, memeriksa sintaks dan generate kebutuhan basis data dalam SQL ataubahasa yang lain. Kemudian meneruskan pesan ke server, menunggu response danbentuk response untuk pemakai akhir. Server menerima dan memproses permintaanbasis data kemudian mengembalikan hasil ke client.
Proses-prosesini
melibatkan pemeriksaan autorisasi, jaminan integritas, pemeliharaan
datadictionary dan mengerjakan query serta proses update. Selain itu
jugamenyediakan kontrol terhadap concurrency dan recovery.
Ada beberapakeuntungan jenis arsitektur ini adalah :
· Memungkinkan akses basis data yang besar
· Menaikkan kinerja
·
Jika client dan server diletakkan pada komputer yang berbeda kemudian
CPUyang berbeda dapat memproses aplikasi secara paralel. Hal ini
mempermudahmerubah mesin server jika hanya memproses basis data.
· Biaya untuk hardware dapat dikurangi
· Hanya server yang membutuhkan storage dan kekuatan proses yang cukup untukmenyimpan dan mengatur basis data
· Biaya komunikasi berkurang
· Aplikasi
menyelesaikan bagian operasi pada client dan mengirimkan hanyabagian
yang dibutuhkan untuk akses basis data melewati jaringan,
menghasilkandata yang sedikit yang akan dikirim melewati jaringan
· Meningkatkan kekonsistenan
· Server
dapat menangani pemeriksaan integrity sehingga batasan
perludidefinisikan dan validasi hanya di satu tempat, aplikasi program
mengerjakanpemeriksaan sendiri
· Map ke arsitektur open-system dengan sangat alami
Berikut iniadalah ringkasan fungsi client-server
Client
• Mengatur user interface
• Menerima dan memeriksa sintaks input dari pemakai
• Memproses aplikasi
• Generate permintaan basis data dan memindahkannya ke server
• Memberikan response balik kepada pemakai
• Menyediakan akses basis data secara bersamaan
• Menyediakan kontrol recovery
Server
• Menerima dan memproses basis data yang diminta dari client
• Memeriksa autorisasi
• Menjamin tidak terjadi pelanggaran terhadap integrity constraint
• Melakukan query/pemrosesan update dan memindahkan response ke client
• Memelihara data dictionary
Aplikasi client server
Istilah arsitektur mengacu pada desain sebuah aplikasi, atau dimana komponenyang membentuk suatu system ditempatkan dan bagaimana mereka berkomunikasi.
Macam-macamarsitektur aplikasi Client-Server beserta kelebihan dan kekurangannya yaitu:
1. Standalone(one-tier)
Pada arsitektur ini semua pemrosesan dilakukan pada mainframe. Kode aplikasi,data dan semua komponen sistem ditempatkan dan dijalankan pada host. Walaupuncomputer client dipakai untuk mengakses mainframe, tidak ada pemrosesan yangterjadi pada mesin ini, dan karena mereka “dump- client” atau “dump-terminal”.Tipe model ini, dimana semua pemrosesan terjadi secara terpusat, dikenalsebagai berbasis-host. Sekilas dapat dilihat kesalahan pada model ini. Ada duamasalah pada komputasi berbasis host: Pertama, semua pemrosesan terjadi padasebuah mesin tunggal, sehingga semakin banyak user yang mengakses host, semakinkewalahan jadinya. Jika sebuah perusahaan memiliki beberapa kantor pusat, useryang dapat mengakses mainframe adalah yang berlokasi pada tempat itu, membiarkankantor lain tanpa akses ke aplikasi yang ada.
Pada
saat itujaringan sudah ada namun masih dalam tahap bayi, dan umumnya
digunakan untukmenghubungkan terminal dump dan mainframe. Namun
keterbatasan yang dikenakanpada user mainframe dan jaringan telah mulai
dihapus.
Keuntungan arsitektur standalone (one-tier):
· Sangat mudah
· Cepat dalam merancang dan mengaplikasikan
Kelemahan arsitektur standalone (one-tier):
· Skala kecil
· Susah diamankan
· Menyebabkan perubahan terhadap salah satu komponen diatas tidak mungkindilakukan, karena akan mengubah semua bagian.
· Tidak memungkinkan adanya re-usable component dan code.
· Cepat dalam merancang dan mengaplikasikan
2.Client/Server (two tier)
Dalam model client/server, pemrosesan pada sebuah aplikasi terjadi pada clientdan server. Client/server adalah tipikal sebuah aplikasi two-tier denganbanyakclient dan sebuah server yang dihubungkan melalui sebuah jaringan.
Aplikasiditempatkan pada
computer client dan mesin database dijalankan pada serverjarak-jauh.
Aplikasi client mengeluarkan permintaan ke database yangmengirimkan
kembali data ke client-nya.
Model Two-tierterdiri dari tiga
komponen yang disusun menjadi dua lapisan : client (yangmeminta serice)
dan server (yang menyediakan service).
Tiga komponen tersebut yaitu :
1. User Interface. Adalah antar mukaprogram aplikasi yang berhadapan dan digunakan langsung oleh user.
2. Manajemen Proses.
3. Database. Model ini memisahkanperanan user interface dan database dengan jelas, sehingga terbentuk dualapisan.
Kelebihan darimodel client/server
• Mudah
• Menangani Database Server secara khusus
• Relatif lebih sederhana untuk di develop dan diimplementasikan.
• Lebih cocok diterapkan untuk bisnis kecil.
Server
databaseberisi mesin database, termasuk tabel, prosedur tersimpan, dan
trigger (yangjuga berisi aturan bisnis). Dalam system client/server,
sebagian besar logikabisnis biasanya diterapkan dalam database.
Server databasemanangani :
• Manajemen data
• Keamanan
• Query, trigger, prosedur tersimpan
• Penangan kesalahan
Arsitekturclient/server
merupakan sebuah langkah maju karena mengurangi beban pemrosesandari
komputer sentral ke computer client. Ini berarti semakin banyak
userbertambah pada aplikasi client/server, kinerja server file tidak
akan menurundengan cepat. Dengan client/server user dair berbagai lokasi
dapat mengaksesdata yang sama dengan sedikit beban pada sebuah mesin
tunggal.
Namun masihterdapat kelemahan pada model ini. Selain
menjalankan tugas-tugas tertentu,kinerja dan skalabilitas merupakan
tujuan nyata dari sebagian besar aplikasi.
Kekurangan dari model client/server :
· Kurangnya skalabilitas
· Koneksi database dijaga
· Tidak ada keterbaharuan kode
· Tidak ada tingkat menengah untuk menangani keamanan dan transaksi skalakecil.
· Susah di amankan.
· Lebih mahal.
3. Three Tier
ArsitekturThree
Tier merupakan inovasi dari arsitektur Client Server. Pada
arsitekturThree Tier ini terdapat Application Server yang berdiri di
antara Client danDatabase Server. Contoh dari Application server adalah
IIS, WebSphere, dansebagainya.
ApplicationServer
umumnya berupa business process layer, dimana bisa didevelop
menggunakanPHP, ASP.Net, maupun Java. Sehingga kita menempatkan beberapa
business logickita pada tier tersebut. Arsitektur Three Tier ini banyak
sekalidiimplementasikan dengan menggunakan Web Application. Karena
dengan menggunakanWeb Application, Client Side (Komputer Client) hanya
akan melakukan instalasiWeb Browser. Dan saat komputer client melakukan
inputan data, maka datatersebut dikirimkan ke Application Server dan
diolah berdasarkan businessprocess-nya. Selanjutnya Application Server
akan melakukan komunikasi dengandatabase server.
Biasanya,implementasi
arsitektur Three Tier terkendala dengan network bandwidth.
Karenaaplikasinya berbasiskan web, maka Application Server selalu
mengirimkan WebApplication-nya ke computer Client. Jika kita memiliki
banyak sekali client,maka bandwidth yang harus disiapkan akan cukup
besar, Sedangkan networkbandwidth biasanya memiliki limitasi. Oleh
karena itu biasanya, untuk mengatasimasalah ini, Application Server
ditempatkan pada sisi client dan hanyamengirimkan data ke dalam database
server. Konsep model three-tier adalah modelyang membagi fungsionalitas
ke dalam lapisan-lapisan, aplikasiaplikasimendapatkan skalabilitas,
keterbaharuan, dan keamanan.
Kelebihanarsitektur Three Tier :
· Segala
sesuatu mengenai database terinstalasikan pada sisi server, begitupula
dengan pengkonfigurasiannya. Hal ini membuat harga yang harus
dibayarlebih kecil.
· Apabila terjadi kesalahan pada salah satu lapisan tidak akan menyebabkanlapisan lain ikut salah
· Perubahan
pada salah satu lapisan tidak perlu menginstalasi ulang padalapisan
yang lainnya dalam hal ini sisi server ataupun sisi client.
· Skala besar.
· Keamanan dibelakang firewall.
· Transfer informasi antara web server dan server database optimal.
· Komunikasi
antara system-sistem tidak harus didasarkan pada standartinternet,
tetapi dapat menggunakan protocol komunikasi yang lebvih cepat danberada
pada tingkat yang lebih rendah.
· Penggunaan middleware
mendukung efisiensi query database dalam SQL di pakaiuntuk menangani
pengambilan informasi dari database.
Kekuranganarsitekture Three Tier :
• Lebih susah untuk merancang
• Lebih susah untuk mengatur
• Lebih mahal
4. Multi Tier
Arsitektur Multi Tier adalah suatu metode yang sangat mirip dengan Three Tier.Bedanya, pada Multi Tier akan diperjelas bagian UI (User Interface) dan DataProcessing. Yang membedakan arsitektur ini adalah dengan adanya Business LogicServer. Database Server dan Bussines Logic Server merupakan bagian dari DataProcessing, sedangkan Application Server dan Client/Terminal merupakan bagiandari UI. Business Logic Server biasanya masih menggunakan bahasa pemrogramanterdahulu, seperti COBOL. Karena sampai saat ini, bahasa pemrograman tersebutmasih sangat mumpuni sebagai business process.
Multi-tierarchitecture menyuguhkan
bentuk three – tier yang diperluas dalam model fisikyang terdistribusi.
Application server dapat mengakses Application server yanglain untuk
mendapat data dari Data server dan mensuplai servis ke
clientApplication.
Kelebihan arsitektur Multi tier :
· Dengan
menggunakan aplikasi multi-tier database, maka logika aplikasi
dapatdipusatkan pada middle-tier, sehingga memudahkan untuk melakukan
control terhadapclient-client yang mengakses middle server dengan
mengatur seting padadcomcnfg.
· Dengan menggunakan aplikasi
multi-tier, maka database driver sepertiBDE/ODBC untuk mengakses
database hanya perlu diinstal sekali pada middleserver, tidak perlu pada
masing-masing client.
· Pada aplikasi multi-tier, logika
bisnis pada middle-tier dapat digunakanlagi untuk mengembangkan aplikasi
client lain,sehingga mengurangi besarnyaprogram untuk mengembangkan
aplikasi lain. Selain itu meringankan beban padatiap-tiap mesin karena
program terdistribusi pada beberapa mesin.
· Memerlukan adaptasi yang sangat luas ruang lingkupnya apabila terjadiperubahan sistem yang besar.
Kekurangan arsitektur Multi tier :
· Program
aplikasi tidak bisa mengquery langsung ke database server, tetapiharus
memanggil prosedur-prosedur yang telah dibuat dan disimpan
padamiddle-tier.
· Lebih mahal
Keunggulan client server
• Kecepatanakses lebih tinggi
• Sistem keamanan & administrasi lebih baik
• Sistem backup data lebih baik
• Sistem keamanan & administrasi lebih baik
• Sistem backup data lebih baik
KelemahanClient/Server
· Biaya lebih mahal
· Dibutuhkan komputer dengan spesifikasi khusus untuk menjadi server
· Ketergantungan terhadap server, jika server terganggu maka keseluruhanjaringan terganggu
Client server local & secarageografis
Local AreaNetwork (LAN)
Local Area Network (LAN) adalah sejumlah komputer yang saling dihubungkanbersama di dalam satu areal tertentu yang tidak begitu luas, seperti di dalamsatu kantor atau gedung. Secara garis besar terdapat dua tipe jaringan atauLAN, yaitu jaringan Peer to Peer dan jaringan Client-Server. Pada jaringan peerto peer, setiap komputer yang terhubung ke jaringan dapat bertindak baiksebagai workstation maupun server. Sedangkan pada jaringan Client-Server, hanyasatu komputer yang bertugas sebagai server dan komputer lain berperan sebagaiworkstation.
Client serverlokal
Sedangkan LANsecara geografis maksudnya adalah local area network yang mencakup suatugedung, bangunan dan lain-lain.
Manfaat LAN.
· Pertukaran file dapat dilakukan dengan mudah (File Sharing).
· Pemakaian printer dapat dilakukan oleh semua client (Printer Sharing).
· File-file
data dapat disimpan pada server, sehingga data dapat diakses darisemua
client menurut otorisasi sekuritas dari semua karyawan, yang dapat
dibuatberdasarkan struktur organisasi perusahaan sehingga keamanan data
terjamin.
· File data yang keluar/masuk dari/ke server dapat di kontrol.
· Proses backup data menjadi lebih mudah dan cepat.
· Resiko kehilangan data oleh virus komputer menjadi sangat kecil sekali.
· Komunikasi antar karyawan dapat dilakukan dengan menggunakan E-Mail &Chat.
· Bila
salah satu client/server terhubung dengan modem, maka semua
atausebagian komputer pada jaringan LAN dapat mengakses ke jaringan
Internet ataumengirimkan fax melalui 1 modem.
Label: Jaringan
Download movie maker untuk windows 7 - Movie maker adalah software yang digunakan
untuk mengedit video ataupun gambar. Movie maker untuk windows 7 sebenarnya tidak disertakan oleh pihak microsoft. Kalau di windows xp movie maker sudah disediakan, tapi bagi pengguna windows 7 kita harus mencari softwarenya terlebih dahulu.
untuk mengedit video ataupun gambar. Movie maker untuk windows 7 sebenarnya tidak disertakan oleh pihak microsoft. Kalau di windows xp movie maker sudah disediakan, tapi bagi pengguna windows 7 kita harus mencari softwarenya terlebih dahulu.
Movie maker termasuk software freeware jadi ga usah pake crack atau SN :-).
Label: windows
Waktu tidak hanya setara dengan uang, namun lebih dari itu. Waktu merupakan aset tak kasat mata yang paling sulit untuk dikendalikan penggunaannya. Untuk itulah diperlukan beberapa panduan yang bisa membuat Anda memanfaatkan waktu dengan lebih efisien lagi.
Berikut beberapa strategi yang dapat Anda terapkan yang kami sadur dari buku Bob Adams berjudul “Small Business Start-Up: Your Comprehensive Guide to Start Up”:
Rencanakan aktivitas harian dan mingguan Anda
Jangan mengharapkan bisa mengelola sebuah bisnis yang sukses jika disiplin pribadi Anda begitu lemah. Jadilah seorang pengelola yang efektif dengan membuat sebuah jadwal bagi aktivitas harian dan mingguan Anda. Bagilah waktu dengan bijak. Jelaskan alokasi waktu dari tiap kegiatan yang harus dilakukan. Dan tiap minggu, pilihlah jenis aktivitas yang Anda jadikan prioritas untuk dilaksanakan.
Membuat prioritas
Agar dapat memanfaatkan waktu yang ada dengan seoptimal mungkin, Anda harus membuat sebuah skala prioritas, dimulai dengan mengerjakan sesuatu yang paling penting dan peka terhadap perubahan waktu serta memiliki pengaruh paling besar dan luas terhadap keberlangsungan perusahaan secara global.
Beberapa jenis tugas atau pekerjaan bisa bersifat mendesak dan penting. Contohnya sebuah presentasi untuk calon klien potensial. Namun sering tugas yang bersifat mendesak bukanlah sebuah pekerjaan yang paling penting.
Banyak pemilik sekaligus pengelola bisnis kecil memiliki kecenderungan untuk berpikir bahwa mereka harus memulai hari kerja dengan menyelesaikan tugas-tugas sehari-hari yang sebenarnya kurang bermakna bagi kemajuan perusahaan di masa datang. Tugas-tugas tersebut seperti menguji atau meluncurkan produk baru, mengevaluasi produk yang sudah ada di pasaran agar bisa lebih memenuhi harapan konsumen, mengkaji kembali sudut pandang pemasaran yang sesuai dengan perkembangan pasar terkini, atau menyusun dan merevisi rencana bisnis.
Lakukan pekerjaan-pekerjaan tersebut meskipun konsekuensinya Anda harus meluangkan waktu lebih banyak. Kadang hal ini juga membuat Anda mengorbankan pekerjaan lainnya yang lebih mendesak. Namun, Anda tentu bisa menyiasatinya dengan mendelegasikannya kepada bawahan.
Sisihkan waktu untuk yang tak terduga
Sebagai seorang pemilik bisnis tentunya tidak aneh lagi dengan segala hal yang berbau mendadak. Hal-hal yang mendadak ini mungkin tidak akan berdampak besar jika tidak terlalu mendesak atau penting tetapi jika hal yang mendadak tersebut bisa menentukan berkembang tidaknya bisnis Anda, maka tidak ada pilihan lainnya selain mengerjakannya hingga selesai secepatnya. Ada baiknya saat menyusun jadwal harian atau mingguan, Anda alokasikan sebuah waktu tambahan untuk menyelesaikan kewajiban-kewajiban yang datangnya tidak terduga.
Sumber: ciputraentrepreneurship.com
Label: Tips & Trick , umum
Tips Ampuh Cara Cepat Belajar Mengetik 10 Jari Secara Online
0 komentar Diposting oleh Unknown di 23.26
Belajar Mengetik dengan 10 jari memang sangat diperlukan untuk sobat yang memang kerjanya diharuskan untuk mengetik, kecepatan dan ketepatan mengetik 10 jari
untuk seorang pekerja kantoran sangat diperlukan karena terkadang
dihadapkan oleh dokumen yang segunung kertas, dan diharuskan ditulis
ulang dengan menggunakan sistem deadline yang mengharuskan untuk menulis secepat kilat, jika perlu kita mengetik tanpa melihat pun harus bisa.
Sebenarnya kecepatan mengetik secara cepat akan otomatis sejalan dengan
kebiasaan kita yang mengetik sehari-hari. Namun untuk sobat yang ingin
mengasah kemampuan mengetiknya secara cepat bahkan 10 jari bisa saja
dipelajari secara rutin. Kita bisa saja menggunakan software untuk
mengetahui seberapa jauh kita mempunyai kecepatan dalam mengetik dengan
menggunakan waktu tentunya.
Software-software untuk belajar mengetik kebanyakan software yang trial dan diharuskan untuk membayar jika ingin menggunakan secara penuh. Menurut IT Newbie cukup merepotkan karena harus mendowload kemudian harus menginstall nya. Dalam hal ini IT Newbie akan memberi tahu situs yang memberikan kita untuk belajar mengetik 10 jari secara online. Sobat bisa langsung menuju ke website nya : http://indonesian-speedtest.10fastfingers.com/
Disana sobat dapat mengasah kemampuan sobat dengan mengetik 10 jari
dengan waktu satu menit, selain itu sobat juga bisa melihat laporan
kecepatan mengetik mulai dari kata per menit, jumlah kata yang salah dan
kata yang benar. Dalam situs ini juga sobat dapat memilih kata dalam
bahasa selain Indonesia, diantaranya yaitu bahasa seluruh dunia.
Hasil Belajar Mengetik 10 Jari
Berikut ini sobat bisa lihat hasil IT Newbie mengetik dan hasilnya
lumayan untuk seorang newbie, yang baru belajar mengetik secara cepat
dengan 10 jari. (lihat gambar)
Bagaimana dengan sobat hasilnya? apakah lebih baik dari saya?
Silakan dicoba sendiri, cukup menarik, belajar mengetik 10 jari secara online ini.
Semoga tutorial Tips Ampuh Cara Cepat Belajar Mengetik 10 Jari Secara Online ini dapat menambah wawasan sobat semua.
Salam IT Newbie.
Label: Tips & Trick
Dalam melihat IP Address komputer orang lain ternyata sangat mudah sekali dengan cmd (command prompt)
bagi sobat semua yang ingin mencobanya dalam satu jaringan LAN.
Terkadang diantara kita sulit untuk mengetahui IP Adress komputer yang
terhubung dalam satu jaringan, contohnya saat kita ingin meremote
komputer teman kita, namun kita tidak tahu IP address yang akan di
remote.
Dalam pembelajaran kasus ini biasanya kita bisa meremote hanya dengan mengetahui ip address komputer. Karena ip address merupakan sebuah alamat yang diberikan secara dynamic oleh server dalam satu jaringan LAN.
Pada tutorial sebelumnya IT Newbie juga pernah membahas tentang Cara menshutdown kan client dalam satu jaringan LAN dan Cara mengetahui IP address komputer kita sendiri. Namun kali ini IT Newbie akan berbagi sedikit ilmu pengetahuan tentang Cara Mengetahui IP Address Komputer Orang Lain Pada LAN. Berikut ini tutorialnya :
1. Sobat bisa buka Start - RUN - CMD
2. Setelah itu ketikkan net view
Dengan mengetikan net view pada layar comand prompt hitam, maka akan menampilkan semua pc client yang terhubung dengan jaringan LAN.
Sobat bisa perhatikan computer name yang terhubung dengan komputer sobat dalam jaringan LAN.
Setelah sobat dapat satu IP address yang menampilkan computer name
sesuai dengan keinginan sobat, dan sobat bisa melakukan ping pada
computer name tersebut.
contoh : ping PC02 (pada kotak command prompt)
Secara otomatis pinging ip address akan ditampilkan dengan notifikasi
"reply from 192.168.0.2 : bytes bla.. bla.. bla" bahwa PC02 mempunyai ip
address 192.168.0.2.
Dengan adanya informasi singkat dan sederhana ini sobat sekarang bisa tahu komputer yang akan di remote.
Semoga tutorial Cara Mengetahui IP Address Komputer Orang Lain Pada LAN dapat bermanfaat untuk sobat semua.
Salam IT Newbie.
sumber:www.it-newbie.com
Label: Jaringan
Apa itu IP Address? dan Bagaiman Caranya Mengetahui IP Addres Kita?
0 komentar Diposting oleh Unknown di 21.48

Nah, buat sobat yang belum tau apa itu IP Address, mari kita bincang-bincangkan sedikit mengenai Pengertian dari IP Address,,
Jika di lihat dari asal katanya, yaitu IP : Internet Protocol dan address yang berati alamat,,,
Kurang lebih Ip Addres itu berarti....
Alamat dari komputer kita di internet,, kalo dimisalkan di kehidupan sehari hari, sama saja seperti alamat rumah sobat sendiri dalam kehidupan berbangsa dan bernegara (haha lebay,,,) IP address itu terdiri dari nomor-nomor unik yang pasti berbeda dari komputer satu dengan komputer lainnya.
Kalau dalam bahasa intelektualnya IP address adalah sistem pengalamatan di network yang di representasikan dengan sederetan angka yang dikombinasikan antara 4 Deret bilangan, yaitu antara 0 sampai 255 yang masing-masing dipisahkan dengan tanda titik.
contoh IP address:
192.168.5.6
(terdiri dari 4 deret angka yang dipisahkan tanda titik, dan angka pada masing-masing deretnya berkisar dari 0-255).
Nah, setelah tau apa itu IP Address, sekarang kita bahas tentang Bagaiman Caranya Mengetahui IP Addres Komputer Kita:
Caranya sangat mudah, klik link ini dan sobat akan segera tau alamat IP addressnya,,,
Sumber : http://ilmucoin.blogspot.com
Label: Jaringan
Cara Aktivasi Windows 8 Pro Build 9200 Secara Offline dengan KJ_Activator succes 100%
0 komentar Diposting oleh Unknown di 02.57
Windows 8 Pro? Semuanya sudah mendengar mengenai produk Sistem Operasi terbaru dari raksasa Software Dunia,Microsoft.
Nah tidak seperti versi beta pada sebelumnya yang digratiskan oleh
pihak microsoft.Pada Versi final Build 9200 ini kamu harus beli
licensinya. tapi bagi para temen-temen yang mau Windows 8 Gratis tanpa
harus beli licensi,nih saya bawakan KJ Activator.sebenarnya Activator ini bisa untuk semua versi windows.tetapi aku bakalan bahas yang untuk windows 8 Saja. :D
Langsung aja ke cara-cara aktivasinya yah :D
Aku bakalan nge-aktifin windows 8 Pro di Netbook Adekku :D
1. Kamu Download dulu KJ Activator-nya (link ada dibawah)
2. Ekstrak Dari winrar
3. Buka KJ activator.exe dengan "Run as Administrator" dan tunggu sampai proses "Extracting" selesai.
4. Klik Tulisan English
5. Lalu Klik Tombol Windows 8 + Server
6. Klik Install Pirate Activation
7. Setelah ini akan muncul Kotak Command Prompt dan setelah proses selesai akan PC akan "Sign Out" otomatis
8.Setalah Sign Out,log in ke user account lagi,dan check System Properties.(secara otomatis akan muncul notifikasi Windows Permentaly Activated
Link Download : Tusfiles (32 MB)
Aku bakalan nge-aktifin windows 8 Pro di Netbook Adekku :D
1. Kamu Download dulu KJ Activator-nya (link ada dibawah)
2. Ekstrak Dari winrar
3. Buka KJ activator.exe dengan "Run as Administrator" dan tunggu sampai proses "Extracting" selesai.
4. Klik Tulisan English
5. Lalu Klik Tombol Windows 8 + Server
6. Klik Install Pirate Activation
7. Setelah ini akan muncul Kotak Command Prompt dan setelah proses selesai akan PC akan "Sign Out" otomatis
8.Setalah Sign Out,log in ke user account lagi,dan check System Properties.(secara otomatis akan muncul notifikasi Windows Permentaly Activated
Link Download : Tusfiles (32 MB)
Sumber : http://ilmu-pcku.blogspot.com
Label: windows
;;
Subscribe to:
Postingan
(
Atom
)